Selasa, 30 April 2013

Internet Cafe

Current developments in the field of internet technologies very rapidly, everyone need to access internet everytime,everywhere and everyday. in office, in campus, at house, on the road, even when eating at cafe the most people accessing internet. This makes a lot of cafes provide internet facility to add a sense of comfort for visitors. Usually internet facility in the cafe is free but there is also a pay.

Near my house there is a cafe that provides free internet facilities, this cafe named "Rosmi". at this cafe the free internet fasilities has a fast speed and stable, moreover this cafe also provide some computer with a free access internet, so it gives a sense of comfort for visitors. Because of that everyday this cafe is always full of visitors.

When I eat at this cafe, I meet with the supervisor of this cafe, and I asking why this cafe provides free internet facilities, he replied this is one marketing strategy to increase the number of visitors who will be influential also for revenue turnover at this cafe.

So of what has been described above, it can be concluded if  free internet facilities is very good to apply in cafe because with running overtime access internet could be human needs and internet services from various providers will be getting cheaper. 



Selasa, 02 April 2013

ORDER LETTER


February 10, 2012

Krakatau Steel Corps
P.O. Box 12340
London, W.I

Subject: Steel Products

Please ship the following items from your sales catalog
dated January 11, 2012:

ITEM                        CATALOG #           COLOR              QTY                 PRICE
Besi Beton Ulir Full    BB-125467             Silver                    100                  U$ 85
Besi Beton KS           BB-134563             Silver                    100                  U$ 83
Rangka Atap Baja      RAT-125786           Silver                    50                    U$ 50         
Wide Flange               WF-19876              Silver/Green          75                   U$ 70
Besi Beton BJKU       BB-234657            Silver                     100                 U$ 80


The items ordered above should be shipped C.O.D. to this address:

CLAIMS DIVISION, LAW DEPARTMENT
City of London
P.O. Box 78
London , swansea 77728-78968

The costs above reflect a discount of 50/10, with net due in 30
days after the invoice date. The merchandised is to be shipped
by your company's own truck line at a rate of 7 percent of the
total net cost.

We are remodeling our offices and have a target completion date
of February 30, 2012 . If there is any reason you see that you can
keep your part of this schedule, please let me know
immediately.

Sincerely,


Thomas
Supervisor


NB : I chose this company because it is one big company and have a good quality merchandise at a price that fit and has a very good management and easy customer.

Selasa, 15 Januari 2013

PENGERTIAN DATA

 
Data merupakan salah satu hal utama yang dikaji dalam masalah TIK. Penggunaan danpemanfaatan data sudah mencakup banyak aspek. Berikut adalah pembahasan definisi databerdasarkan berbagai sumber.Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur, dengankata lain bahwa Generally, data represent a structured codification of single primaryentities, as well as of transactions involving two or more primary entities (Vercellis). Selaindeskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek sebagaimanadikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa Data adalah nilai yangmerepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event).
Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian,atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk suatu ataubeberapa entitas.Setelah kita mengerti akan pengertian tentang data maka dari hasil data tersebut akamenghasilkan informasi. Informasi merupakan sesuatu yang dihasilkan dari pengolahandata. Data yang sudah ada dikemas dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah   informasi yang berguna. Berikut adalah definisi informasi berdasarkan berbagai sumber.
Informasi merupakan suatu hasil dari pemrosesan data menjadi sesuatu yang bermaknabagi yang menerimanya, sebagaimana dikemukakan oleh Vercellis (2009: 7) Information isthe outcome of extraction and processing activities carried out on data, and it appearsmeaningful for those who receive it in a specific domain . Selain merupakan hasil daripengolahan data, informasi juga menggambarkan sebuah kejadian, sebagaimanadikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa Informasi merupakan hasil daripengolahan data dalam suatu bentuk yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event)yang nyata (fact) dengan lebih berguna dan lebih berarti .
Dengan demikian informasi dapat dijelaskan kembali sebagai sesuatu yang dihasilkan daripengolahan data menjadi lebih mudah dimengerti dan bermakna yang menggambarkansuatu kejadian dan fakta yang ada.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Teknik pengumpulan data bisa dibedakan dengan beberapa hal, seperti:

1.    Berdasarkan Setting (Setting Alamiah, Labortorium dengan melalui eksperimen, di rumah dengan mewawancarai responden, seminar, dan lain-lain)
2.     Berdasarkan sumber data: (Sumber Primer : Sumber yang langsung memberikan data dan Sumber Sekunder : Sumber yang tidak langsung memberikan data).
3. Berdasarkan Teknik Pengumpulan Data dibagi lagi menjadi: Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Triangulasi/Gabungan

Pengumpulan Data dengan Observasi

1) Macam-macam Observasi
Nasution dalam Sugiyono (2006) menyatakan bahwa observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan. Para ilmuwan hanya dapat bekerja berdasarkan data, yaitu fakta mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi. Data itu dikumpulkan dan sering dengan bantuan berbagai alat yang sangat canggih, sehingga benda-benda yang sangat kecil (proton dan elektron) maupun yang sangat jauh (benda ruang angkasa) dapat diobservasi dengan jelas.
Marshall dalam Sugiyono (2006) menyatakan bahwa “through observation, the researcher learn about behavior and the meaning attached to those behavior”. Melalui observasi, peneliti belajar tentang perilaku, dan makna dari perilaku tersebut.           
Sanapiah Faisal dalam Sugiyono (2006) mengklasifikasikan observasi menjadi observasi berpartisipasi (participant observation), observasi yang secara terang-terangan dan tersamar (overt observation dan covert observation), dan observasi yang tak berstruktur (unstructed observation). Selanjutnya Spradley, dalam Susan Stainback (1988) membagi observasi berpartisipasi menjadi empat, yaitu pasive participation, moderate participation, active participation, dan complete participation.
a) Observasi partisipatif
Dalam observasi ini, peneliti terlibat dengan kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sumber data penelitian. Susan Stainback dalam Sugiyono (2006) menyatakan “In participant observation, the researcher observes what people do, listent to what they say, and participates in their activities” Dalam obeservasi paarticipatif, peneliti mengamati apa yang dikerjakan orang, mendengarkan apa yang mereka ucapkan, dan berpartisipasi dalam aktivitas mereka.

Observasi ini dapat digolongkan menjadi empat, yaitu partisipasi pasif, partisipasi moderat, observasi yang terus terang dan tersamar, dan observasi yang lengkap.
  • Partisipasi pasif : peneliti datang di tempat kegiatan orang yang diamati, tetapi tidak ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Partisipasi moderat : terdapat keseimbangan antara peneliti menjadi orang dalam dengan orang luar.
  • Partisipasi aktif : peneliti ikut melakukan apa yang dilakukan oleh nara sumber, tetapi belum sepenuhnya lengkap.
  • Partisipasi lengkap : peneliti sudah terlibat sepenuhnya terhadap apa yang dilakukan sumber data.
           b) Observasi terus terang atau tersamar
      Peneliti dalam melakukan pengumpulan data menyatakan terus terang kepada sumber data, bahwa ia sedang melakukan penelitian. Tetapi dalam suatu saat peneliti juga tidak terus terang atau tersamar dalam observasi, hal ini untuk menghindari kalau suatu data yang dicari merupakan data yang masih dirahasiakan.
  c) Observasi tak terstruktur

Observasi tidak terstuktur adalah observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan diobservasi. Peneliti akan melakukan penelitian pada suku terasing yang belum dikenalnya, maka peneliti akan melakukan observasi tidak terstruktur.

2) Manfaat Observasi

Menurut Patton dalam Nasution yang dikutip Sugiyono (2006), dinyatakan bahwa manfaat observasi adalah sebagai berikut :



a) Dengan observasi di lapangan peneliti akan lebih mampu memahami konteks data dalam keseluruhan situasi sosial. Jadi akan dapat diperoleh pandangan yang holistik atau menyeluruh.

b) Dengan observasi maka akan diperoleh pangalaman langsung sehingga memungkinkan peneliti menggunakan pendekatan induktif, jadi tidak dipengarugi oleh konsep atau pandangan sebelumnya. Pendekatan induktif membuka kemungkinan melakukan penemuan atau discovery.

c) Dengan observasi, peneliti dapat menemukan hal-hal yang kurang atau tidak diamati orang lain, khususnya orang yang berada dalam lingkungan itu, karena telah dianggap “biasa’ dan karena itu tidak akan terungkapkan dalam wawancara.

d) Dengan observasi, peneliti dapat menemukan hal-hal yang sedianya tidak akan diungkapkan oleh responden dalam wawancara karena bersifat sensitif atau ingin ditutupi karena dapat merugikan nama lembaga.

e) Dengan observasi, peneliti dapat menemukan hal-hal yang di luar persepsi responden, sehingga peneliti memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

f) Melalui pengamatan di lapangan, peneliti tidak hanya mengumpulkan data yang kaya, tetapi juga memperoleh kesan-kesan pribadi, dan merasakan suasana/ situasi sosial yang teliti.

 3) Obyek Observasi

Obyek penelitian dalam penelitian kualitatif yang diobservasi menurut spradley dinamakan situasi sosial, yang terdiri atas tiga komponen yaitu place (tempat), actor (pelaku), activities (aktivitas).


Place, atau tempat di mana interkasi dalam situasi sosial sedang berlangsung

Actor, pelaku atau orang-orang yang sedang memainkan peran tertentu Avtiviti, atau kegiatan yan dilakukan oleh aktor dalam situasi sosial yang sedang berlangsung.
4) Tahapan Observasi

Menurut Spradley dalam Sugiyono (2006) tahapan observasi ada tiga yaitu :

1) observasi deskriptif
2) observasi terfokus
3) observasi terseleksi
             a)    Observasi deskriptif
   Observasi deskriptif dilakukan peneliti pada saat memasuki situasi sosial tertentu sebagai obyek penelitian. Penelitian menghasilkan kesimpulan pertama. Peneliti melakukan analisis domain, sehingga mampu mendeskripsikan terhadap semua yang ditemui.
b) Observasi terfokus
   Peneliti melakukan analisis taksonomi sehingga dapat menemukan fokus, peneliti selanjutnya menghasilkan kesimpulan-kesimpulan.
     c) Observasi terseleksi
   Peneliti telah menemukan karakteristik kontras-kontras atau perbedaan dan kesamaan antarkategori, serta menemukan hubungan antara satu kategori dengan kategori yang lain.

 b. Pengumpulan data dengan wawancara/interview
  Esterberg dalam Sugiyono (2006) mendefinisikan interview sebagai berikut. ‘ a meeting of two persons to exchange information and idea through question and responses. Resulting in communication and joint construction of meaning abaut a particular topic”. Wawancara merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.
  Susan stainback dalam Sugiyono (2006) mengemukakan bahwa : interviewing provide the researcher a means to gain a deeper undersuntding of how the participant interpret a situation of phenomenon than can be gained through observationalon. Jadi dengan wawancara, maka peneliti mengetahui hal-hal yang lebih mendalam tentang partisipan dalam menginterpretasikan situasi dan fenomena yang terjadi, di mana hal ini tidak bisa ditemukan melalui observasi.

  Selanjutnya Esterberg dalam Sugiyono (2006) menyatakan bahwa “interviewing is at the heart of social researct. If you look through almost any sociological journal. You will find that much social research is based on interview, either standardized or more in-depth”. Interview merupakan hatinya penelitian sosial. Bila Anda lihat dalam ilmu sosial, maka akan Anda temui semua karena itu pewawancara perlu memahami situasi dan kondisi sehingga dapat memilih waktu yang tepat kapan dan di mana harus melakukan wawancara. Informasi atau data yang diperoleh dari wawancara sering bias. Oleh karena itu peneliti jangan memberi pertanyaan yang bisa.

1) macam-macam interview/wawancara

Esterberg dalam Sugiyono (2006) mengemukakan beberapa macam wawancara, yaitu:

a) wawancara terstruktur
b) wawancara semiterstruktur
c) wawancara takberstruktur

2) langkah-langkah wawancara

Lincoln dan Guba dalam Sanapiah Faisal dalam Sugiyono (2006), mengemukakan ada tujuh langkah dalam penggunaan wawancara untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif, yaitu:
a)Menetapkan kepada siapa wawancara itu akan dilakukan
b) Menyiapkan pokok-pokok masalah yang akan menjadi bahan pembicaraan
c)Mengawali atau membuka alur wawancara
d) Melangsungkan alur wawancara
e) Mengkonfirmasikan ikhtisar hasil wawancara dan mengakhirinya
f) Menuliskan hasil wawancara ke dalam catatan lapangan
g) Mengidentifikasi tindak lanjut hasil wawancara yang telah diperoleh

3) Jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara
Patton dan Molleong dalam Sugiyono (2006) menggolongkan enam jenis pertanyaan yang saling berkaitan, yaitu:
a) Pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman
b) Pertanyaan yang berkaitan dengan pendapat
c) Pertanyaan yang berkaitan dengan perasaan
d) Pertanyaan tentang pengetahuan
e) Pertanyaan yang berkenaan dengan indera
f) Pertanyaan yang berkaitan dengan latar belakang atau demografi

Selanjutnya Guba dan Lincoln dalam Molleong dalam Sugiyono (2006) mengkalsifikasikan jenis-jenis pertanyaan untuk wawancara sebagai berikut:

a) Pertanyaan hipotesis
b) Pertanyaan yang mempersoalkan sesuatu yang ideal dan informan diminta
untuk memberikan respon
c) Pertanyaan yang menantang informan untuk memberikan hipotesis alternative
d) Pertanyaan interpretative
e) Pertanyaan yang memberikan saran
f) Pertanyaan untuk mendapatkan suatu alas an
g) Pertanyaan untuk mendapatkan suatu argumentasi
h) Pertanyaan untuk mendapatkan suatu alas an
i) Pertanyaan untuk mengungkap sumber
j) Pertanyaan yang mengungkapkan kepercayaan terhadap sesuatu
k) Pertanyaan yang mengarahkan

Spradley dalam Sugiyono (2006) menggolongkan jenis-jenis pertanyaan menjadi tiga, yaitu: pertanyaan deskriptif, pertanyaan struktural, dan pertanyaan kontras.
4) Alat-alat wawancara

Supaya hasil wawancara dapat terekam dengan baik, diperlukan alat-alat sebagai berikut:
a) buku catatan
b) tape recorder
c) camera

5) Mencatat hasil wawancara
Hasil wawancara segera harus dicatat setelah selesai melakukan wawancara agar tidak lupa atau bahkan hilang.

Selasa, 04 Desember 2012

Inquiry Letter Of Bussiness

THOMAS & CO. LTD

Regent Street 435
London W.I

Ref : DS/RC
1 Desember 2012
The Krakatau Steel Engineering Co.
Cilegon
West Java

Dear : Sir or Madam,

Subject : Request for Catalogue

We saw your advertisement in the "Metal Worker" a few days ago and interested in your steel products.

Please lets us have the details of your product together with the sample, terms of a payment and price list. If the quality is satisfactory and the terms are reasonable, we will place a large order soon. Could you give us details of discount and the fastest delivery please.

We hope to receive your reply soon.

Yours faithfully,



Mr.Eduardo
Sales Manager

sumber : http://faiz06.blogspot.com/2011/12/inquiry-letter-of-english-business.html

Selasa, 20 November 2012

Format and style bussiness letter


A business letter were critical to korespodensi business. Format used for writing letters particular enterprise. Means a business letter look like this matters because create impressions on readers. Format letter companies have many done to making an impression upon readers. A simple format of a help deliver messages it clear to readers. Based on identasi and penyelarasan paragraph, there are five format is used in writing letters business. Namely:

1. Full block style

Writing on full block style: business letter usually located on flattened left as letter head, date, inside address, subject, salutation, body of letter, complementary a close, signature or as a whole of format letter being in a position flattened left.

Sample Form Letter Full Block Style :
Sample 1
Format From Full Block Style





Sample 2

2. Block Style

When he was writing a business letter, for example, a letter a request for work you must pay attention to the format or style of letters and a typeface ( font ) used. The format of a business letter most frequently used is the block style. Applying this format all parts of a letter written flattened left with spaces between lines single / of a sentence and spaced duple inter-intercity alinea or paragraphs. The image on the latter part of this article is an example of a business letter with the format of the block.

Sample Form Letter Block Style :

Sample 1



3. Semi-block style
Semi-blok fromat: in a format this text parallel left and all paragraphs in the letter is indented. Format shape on this letter on letter head, date, complementary a close, and signature being in a position flattened right. In the layout uneven right, but can dibilangg flattened middle. Other parts on a letter as inside address, subject, salutation, body of letter, and enclosure if terdapatnya attachment letter,Being flattened on the left.

Sample Form Letter Semi Block Style :
Sample 1
Format from Semi Block Style


Description:
1.Kop Letter
2. Date of preparation of letters
3. Letter No.
4. attachment
5. case
6. The letter addressed
7. a word of salutation
8a. Introduction letter
8b. Explanation letter
8c. The cover letter
9. Greetings Closing
10. Name of office
11. signature
12. Names to approach
13. copy

14. Attachment page letter / initials

Sample 2

Sample 3 

JAYA ACCOUNTING FIRM
Roads Abhimanyu 12
JAKARTA CENTRAL
Number: 1.B/IV/2007
7 April 2007
Attachments: -
Subject: Examination Books
CV. "Works Great"
Jalan Raden Saleh 14
BANDUNG

Sirs,
Replying to a letter a week ago sir, do hereby proclaim that the Report of the Expert Examining Trade Books we have sent to Mr. a month ago. The report might not come to the Lord.
As it turns out the balance of the year 2003 Mr. profits of Rp 120 million. This advantage is not big enough we think, given the circumstances Mr CV substantial and memuskan. We dare to ensure that profits in the coming year could reach 10% if performed more thoroughly. Outposts such costs would be lowered by several hundred thousand dollars.
Furthermore, we suggest that the capital increase Tuan Tuan remember Mr. results obtained in the past year was difficult to find the necessary capital. Accordingly our suggestions briefly, to explore all parts of the CV. Sir, we invite to read the latest report.
Sincerely,
Your own name
Leadershi

4. This format Indented Style

On the first line at the beginning of each paragraph starts with a few spaces from the left side, the distance is usually 1 cm spacing. the writing inside the address and signature section is done identasi. The magnitude of the identasi on each line is directly proportional to the order line. For example the first line does not do identasi, on the second row done identasi 0, 5 cm, in the third line is also done identasi 1 cm, etc. On the first line of every paragraph begins a few spaces from the left side. Usually 1 cm spacing distance from the left border.

Here's An Example Of Indented Style: 

Sample 1
Format for Indented Style

The parts of the form letter Dent (Indented Style):
1. letterhead
2. Date of preparation of letters
3. Letter No.
4. Appendix / Page
5. It / Attachments
7. a word of salutation
8a. Introduction letter
8b. Explanation letter
8c. The cover letter
9. Greetings Closing
10. Name of office
11. signature
12. Names to approach
13. copy
14. Attachment page letter / initials

Sample 2

5.  Simplifed Style Format

Simple shapes (Simplified Style) is a form letter that is almost similar to the shape Straight Full but only without any greeting and closing greeting. Usually this letter goes to the people who were working at the company. Sometimes the simple form of letter writing is very simple without regard neatness and regularity. 

The Following Example Simplified Style :

Sample 1
Format For Simplified Style



The parts of a letter from Simple Forms (Simplified Style):
1. letterhead
2. Date of preparation of letters
3. Letter No.
4. attachment
5. case
6. The letter addressed
8a. Introduction letter
8b. Explanation letter
8c. The cover letter
10. Name of office
11. signature
12. Names to approach
13. copy
14. Attachment page letter / initials


Sample 2

Modern Office Equipment Co. Ltd.
98 – 100 Anna Salai
Cennai – 600002
India
Telephone : 044 26152766
Fax : 044 26152767


6th June 2001


The Manager

ABC Computer Stores

23 North Usman Road

T. Nager
Chennai – 600018
Telephone : 044 26156782
Fax : 044 26156780


SIMPLIFIED STYLE

This is another modification of the fully-blocked style. This style is used when you write a letter and you do not know the name and title of the person to whom you are writing the letter. The salutation and the complimentary closing are used in this style. The subject is mentioned din capital fonts and that subject need not be underlined. 


Today around all the business houses, this style is widely used when the writer of the letters does not want to give importance to formality. Since the formality is not adopted here, this style goes to the heart of the addressee. This style give more importance only to the core matter of the letter.


M.N. Ashok Nathan

Assistant Manager

Production


6. Hanging Style Format

Hanging Style is the Format paragrafnya hang, or leaning more to the left. the form of this letter on letter head, date, complementary close and signature are in the position of the Middle letters. The other part on letters such as the inside address, salutation, body, subject of letter are in the position of left-align. at the beginning of the paragraph, paragraphs hanging is not spaced.

 The Following Example Hanging Style:

Sample 1
Format From Hanging Style

Portions of the letter forms hang Alinea (Hanging Paragraph):
1. letterhead
2. Date of preparation of letters
3. Letter No.
4. Appendix / Page
5. It / Attachments
6. The letter addressed
7. a word of salutation
8a. Introduction letter
8b. Explanation letter
8c. The cover letter
9. Greetings Closing
10. Name of office
11. signature
12. Names to approach
13. copy
14. Attachment page letter / initials
Sample 2

Sample3

DINAS PENDIDIKAN
SMU NEGERI 5 BEKASI
 JL.Gamprit jati waringin pondok gede
No                : 009/124/SMU/XIII/2009
Attachments  : -
Subject         : Meeting Service
Nature          : Very Important 
Dear.
Mr / Ms Teachers and Staff Employees SMU Negeri 5 Bekasi 
at - 
Place 
Assalamu'alaikum wr. Wb.


In connection with the rise of anarchist action and the more widespread use of illicit drugs among students, it is very important that we act together, we hereby invite Mr / Mrs to attend official meetings that we conduct.  
The event, God willing, will be held on : 
Day    : Saturday August 15 
Time  : 08.00 s.d 14:00 
Venue : Meeting Room
Similarly, we submit this letter, hopefully the father / mother can understand.For your attention and cooperation father / mother. We give thanks.Wassalamu'alaikum Wr.Wb.


                                                                                            Knowing,




                                                                                     Dr. Rizki Pratama Indra.S,Pd

                                                                                        Principal SMUN 5 Bekasi


SOURCE :


SOURCE :